Sabtu, 03 Desember 2011

Fisiologi Wajah

Fisiologi Wajah & Kulit

Kulit merupakan bagian tubuh yang paling utama yang perlu
diperhatikan dalam tata kecantikan kulit. Pemahaman tentang anatomi
dan fisiologi kulit akan membantu mempermudah perawatan kulit untuk
mendapatkan kulit wajah yang segar, lembab, halus, lentur dan bersih.
Kulit merupakan organ tubuh paling besar yang melapisi seluruh
bagian tubuh, membungkus daging dan organ-organ yang ada di
dalamnya. Luas kulit pada manusia rata-rata + 2 meter persegi dengan
berat 10 kg jika ditimbang dengan lemaknya atau 4 kg jika tanpa lemak
atau beratnya sekitar 16 % dari berat badan seseorang.
Kulit memiliki fungsi melindungi bagian tubuh dari berbagai macam
gangguan dan rangsangan luar. Fungsi perlindungan ini terjadi melalui
sejumlah mekanisme biologis, seperti pembentukan lapisan tanduk secara
terus menerus (keratinisasi dan pelepasan sel-sel kulit ari yang sudah
mati), respirasi dan pengaturan suhu tubuh, produksi sebum dan keringat
serta pembentukan pigmen melanin untuk melindungi kulit dari bahaya
sinar ultra violet matahari.
Kulit merupakan suatu kelenjar holokrin yang cukup besar dan
seperti jaringan tubuh lainnya, kulit juga bernafas (respirasi), menyerap
oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Kulit menyerap oksigen yang
diambil lebih banyak dari aliran darah, begitu pula dalam pengeluaran
karbondioksida yang lebih banyak dikeluarkan melalui aliran darah.
Kecepatan penyerapan oksigen ke dalam kulit dan pengeluaran
karbondioksida dari kulit tergantung pada banyak faktor di dalam maupun
di luar kulit, seperti temperatur udara atau suhu, komposisi gas di sekitar
kulit, kelembaban udara, kecepatan aliran darah ke kulit, tekanan gas di
dalam darah kulit, penyakit-penyakit kulit, usia, keadaan vitamin dan
hormon di kulit, perubahan dalam metabolisme sel kulit dan pemakaian
bahan kimia pada kulit.
Sifat-sifat anatomis dan fisiologis kulit di berbagai daerah tubuh
sangat berbeda. Sifat-sifat anatomis yang khas, berhubungan erat dengan
tuntutan-tuntutan faali yang berbeda di masing-masing daerah tubuh,
seperti halnya kulit di telapak tangan, telapak kaki, kelopak mata, ketiak
dan bagian lainnya merupakan pencerminan penyesuaiannya kepada
3BAB
Anatomi Fisiologi Kulit
58
fungsinya masing - masing. Kulit di daerah – daerah tersebut berbeda
ketebalannya, keeratan hubungannya dengan lapisan bagian dalam, dan
berbeda pula dalam jenis serta banyaknya andeksa yang ada di dalam
lapisan kulitnya.
Pada permukaan kulit terlihat adanya alur-alur atau garis-garis
halus yang membentuk pola yang berbeda di berbagai daerah tubuh serta
bersifat khas bagi setiap orang, seperti yang ada pada jari-jari tangan,
telapak tangan dan telapak kaki atau dikenal dengan pola sidik jari
(dermatoglifi).
Dalam tata kecantikan, perawatan kulit dan wajah menjadi
penekanan utama untuk mendapatkan penampilan yang menarik.
Keseluruhan badan atau tubuh kita, harus dirawat dengan baik dan dijaga
agar selalu bersih, sehat, lembut, segar dan cantik. Khusus yang
berkaitan dengan badan, semua wanita menginginkan bentuk tubuh yang
ideal, yaitu tubuh yang langsing, padat, indah dan dapat disempurnakan
dengan penampilan kulit yang sehat. Kita perlu memberikan perhatian
khusus dalam perawatan kulit karena kita hidup di negara yang beriklim
tropis yang selalu berudara panas, dan kulit merupakan pertahanan
pertama terhadap lingkungan sekitar kita, juga kulit kita paling banyak
diganggu oleh sengatan sinar matahari dan kotoran keringat badan. Rias
wajah sederhana,dapat membuat seorang wanita mampu tampil menarik,
asal kulitnya sehat. Rahasianya sederhana yaitu perawatan yang tepat.
Semakin dini perawatan itu dilakukan semakin memuaskan pula hasil
yang dirasakannya kelak.
Perawatan kecantikan, sudah dikenal sejak berabad-abad silam.
Cleopatra terbiasa mandi susu untuk menjaga kehalusan, kelembutan dan
keindahan kulitnya. Wanita di beberapa negara terbiasa mengoleskan
bermacam-macam minyak dan rempah-rempah untuk mengencangkan
tubuh, menghaluskan kulit, hingga membuat awet muda. Sejalan dengan
kemajuan zaman, saat ini dapat diperoleh berbagai jenis kosmetik dalam
berbagai merek untuk perawatan wajah dan tubuh termasuk untuk
perawatan kulit. Masalahnya bagaimana memilih kosmetik yang cocok
dengan kondisi kulit dan juga terjangkau oleh keuangan kita.
Kulit menutup tubuh manusia pada daerah tubuh yang paling luas
dari kepala sampai ke kaki. Kulit wajah yang sehat dan cantik akan
tampak kencang, lentur, dan lembab, kondisi ini tidak akan menetap
selamanya, sejalan dengan perkembangan usia, ketika kondisi tubuh
menurun, kulit tidak hanya menjadi kering tapi juga suram dan berkeriput.
Keadaan ini makin mudah terjadi setelah melewati usia tiga puluhan. Saat
itu fungsi kelenjar minyak mengendur, sehingga kulit terasa lebih kering
dibandingkan dengan sebelumnya.
59
Diduga dengan bertambahnya usia, kadar asam amino pembentuk
kalogen pun berkurang sehingga kalogen yang terbentuk bermutu rendah,
selain itu kalogen kehilangan kelembaban dan menjadi kering serta kaku.
Akibatnya jaringan penunjang itu tak mampu menopang kulit dengan baik,
seperti yang tampak pada kulit orang tua yang makin lama makin kendur
dan kurang lentur. Perubahan susunan molekul kalogen ini merupakan
salah satu faktor utama yang membuat kulit manusia lebih cepat keriput,
timbul pigmentasi, kehilangan kelembaban dan elastisitas. Kapan tandatanda
penuaan itu muncul, tergantung pada usaha kita untuk melindungi
dan merawatnya secara baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar